Pilkada Jakarta

Akhirnya gelaran pilkada kali ini telah selesai, kurang lebih 7 bulan dalam proses pemilihan gubernur baru sangat menguras energi, dan untuk kedua kalinya petahana DKI Jakarta tidak terpilih kembali. Riuh dan gaduhnya di linimasa dan di dunia nyata masing-masing pendukung saling adu argumen.

Ketika petahana menjabat dan unggul pada putaran pertama para pendukungnya menyebut pendukung lawan adalah kaum intoleran sebutan tersebut sungguh sangat mengusik nurani, setelah petahana kalah masih saja para pendukungnya nyinyir di dunia maya, yang lebih ironi lagi adalah ketika yang tidak mempunyai hak pilih alias tidak mempunyai ktp jakarta, nyinyirnya lebih keras dibandingkan dengan yang mempunyai hak pilih.

Mereka malah menjelek-jelekan lawan petahana, sudahlah terima saja kekalahan tersebut. Buatlah keadaan lebih damai dan tentram untuk Jakarta kedepaannya, mari kita awasi bersama kerja gubernur yang baru ini.

Author: jaryat

Pelan tapi tetap berjalan....