Michael Essien

Persib sudah 3x melakoni laga dengan 2 laga kandang dan 1 tandang, meraih poin 5 dari 2x seri dan sekali menang, melihat materi tim dan lawan yang dihadapi seharusnya Persib bisa melakukan sapu bersih 9 poin dari 3 laga tersebut. Mungkinkah pelatih janur kebingungan dalam menerapkan strategi dilapangan dikarenakan banyaknya bintang yang ada di skuad Persib sendiri, atau kebingungan karena Gian Zola dan Febry “bow” Heriyadi di panggil oleh timnas, karena musim ini pssi melakukan peraturan yang sedikit tidak lazim dengan mengharuskan 3 pemain muda minimal bermain 45 menit dalam satu lagi dan bisa melakukan pergantian 5 pemain sekaligus, hal ini terjadi hanya di Liga 1 Indonesia. Akibatnya banyak pelatih klub pusing dalam menyusun line up pemain di lapangan.

Yang mengherankan saya adalah kenapa marquee player belum diberi kesempatan main selama 90 menit di laga ke 3 ini, okelah persib bisa menang melawan sriwijaya, tapi melihat peran sentral essien ketika dia masuk lapangan dia langsung berkontribusi dengan memberikan operan kunci kepada Shohei Matsunaga yang lalu memberikan assist kepada Febri Heriyadi yang bisa mekonversikan assist tersebut menjadi gol. Sudah sepantasnya essien diberikan kesempatan main 90 menit, dengan pengalaman dan skill yang tidak terbantahkan juga biaya untuk memboyong dia tentu tidak murah, bobotoh mengharapkan Essien beraksi dilapangan hijau dengan full time. Tentu banyak keuntungan untuk pemain-pemain persib sendir dengan essien bermain terutama untuk pemain muda supaya mereka bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman bermain dengan Essien . Menurut saya dengan hadirnya Essien membuat permainan Persib menjadi tidak monoton, selama ini Persib hanya mengandalkan penyerangan dari sayap, cuma mengandalkan winger pelari, bisa ditebak dan minim kreatifitas.

Untuk Charlton Cole ada baiknya Janur memaksimalkan potensi yang dimiliki pemain tersebut, sangat mubazir untuk pemain semahal itu hanya menjadi penghangat di bangku cadangan.

Bagaimanapun semua keputusan ada di tangan pelatih dan pelatihlah yang lebih tau kebutuhan tim, saya sebagai bobotoh hanya bisa mendukung dan mengkritik untuk kemajuan Persib sendiri.

Semoga Persib untuk pertama kalinya bisa menjuarai Liga 1 Indonesia dengan sistem kompetisi penuh, ayo pecahkan mitos bahwa Persib hanya bisa juara pada sistem turnamen saja.

JAYALAH PERSIB KU…………

About jaryat

Pelan tapi tetap berjalan….

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *