Idola

Hampir disetiap cabang olahraga selalu memiliki tokoh sang juaranya sendiri dan tentunya menjadi idola para penggemarnya. Saya adalah orang yang paling benci sama olahraga basket apalagi untuk para pebasket lokal dan pebasket amatir disekolah dan kampus yang gayanya selangit padahal untuk sekedar ngedunk saja belum tentu bisa, tapi sempat terbius oleh penampilan Michael Jordan, Denis Rodman, dan Scottie Pipen mereka sering disebut triangle offense, dan tidak lupa pada penembak three point Steve Kerr mereka diasuh oleh pelatih legendaris Phil Jackson membawa dinasti Bulls begitu berjaya. Khusus untuk Jordan dia memiliki begitu keinginan juara yang lebih besar karena dia baru kembali dari pensiunnya. Lawan paling menjengkelkan dengan bintang antagonisnya Karl Malone adalah Seatle Supersonic mereka selalu memprovokasi pemain-pemain Bulls tapi itu yang membuat pertandingan semakin seru, setiap kali final NBA saya selalu kebetulan membolos sekolah dan mempunyai kesempatan untuk menikmati pertandingan seru tersebut, setelah era keemasan Bulls dan Jordan berakhir, berakhir pula hobi menonton pertandingan basket NBA sampai sekarang, legenda-legenda tersebut tidak akan pernah tergantikan

Begitu pun untuk ajang balap jet darat Formula 1, saya suka pada Michael Schumacher walau cara dia terkadang kotor untuk meraih kemanangan masih teringat ketika dia menabrakkan mobilnya pada musuh bebuyutannya yaitu Jacques Villeneuve di sirkuit Jerez, dan strategi Team Order yang sangat membosankan dengan mengorbankan Eddie Irvine dan Rubens Barichello sebagai pebalap kedua seumur hidup, yang saya suka dari schummy adalah antusiasme yang tinggi dalam balapan serta hasrat untuk selalu menang yang ada pada setiap race yang dipertandingkan. Gaya yang selalu saya ingat pada Schummy adalah ketika dia juara dan berada di podium dia selalu meloncat kegirangan sebelum lagu kebangsaannya dikumandangkan, Schummy menjadi jawara F1 sebanyak 7x sebenernya hal itu membuat balapan menjadi membosankan dan yang sangat disayangkan adalah ketika dia pensiun dari arena jet darat, dia mengalami kecelakan saat berolahraga ski, dan mungkin sampai sekarang masih belum sadar atau masih terbaring koma, semoga cepat sehat Schummy.

Masih di dunia balap masih ada satu jawara gaek nan legendaris yang masih didukung sampai sekarang ya dia adalah Valentino Rossi seorang penghibur sejati dari dunia balap motor khususnya pada MotoGP saya mulai mengamati jejaknya dari dia masih menunggangi motor aprilia sampai sekarang di yamaha. Dimasa jayanya dia adalah pebalap yang paling menghibur, saking cinta nya dia pada balapan motor sampai sekarang di rela untuk tidak menikah supaya bisa tetap fokus pada karir balapnya. Kesempatan emas dia bisa mewujudkan impiannya menajadi jawara dunia ke 10x adalah ketika musim di tahun 2015 tapi sayangnya terjadi insiden dengan Marquez di Sepang sehingga dia mendapatkan hukuman karena dianggap menendang Marquez sampai terjatuh dan terjadinya insiden tersebut tepat didepan mata saya yang kebetulan menonton ke Sepang dengan insiden tersebut seketika musnah untuk mendapatkan titel yang kesepuluh pada musim tersebut.

Di olahraga tepok bulu alias bulutangkis sendiri saya sangat mengidolakan duet peraih emas olimpiade atlanta yaitu Ricky dan Rexy pasangan ini terbilang komplet dan saling melengkapi Rexy Mainaky dengan pembawaan yang sering meledak dan agresif sedangkan Ricky Subagja dengan pembawaan yang tenang, mereka selalu bermain atraktif dan sangat menghibur dibawah asuhan pelatih bertangan dingin Christian Adinata, untuk disektor tunggal putra sendiri saya mengidolakan Aa Taufik Hidayat kadang kesal juga jika melihat permainan yang satu ini sering seperti ogah-ogahan dalam bermain, padahal dia adalah atlet tunggal putra yang memiliki bakat alam dan teknik paling komplet dan jika dia mau semua lawan akan bisa dikalahkan dan itu diakui oleh musuh bebuyutannya yang juga legenda bulutangkis dunia Lin Dan dan Lee Chong Wei. Sayang gaya hidupnya membuat masa bakti dilapangan bola tepok tidak selama Lin Dan dan Lee Chong Wei yang masih bertanding sampai sekarang, walaupun demikian maestro tetaplah maestro Aa Taufik Hidayat tetap bisa mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia dengan permainannya yang menghibur dan backhand smash yang menyengat yang diwarisi dari mahagurunya yaitu Iie Sumirat.

Luiz Nazario da Lima alias Ronaldo adalah salah satu pesepakbola modern terbaik sejagat raya, dia bisa membawa bola dari belakang sampai kedepan gawang lawan dan mencetak gol, ciri khas dia adalah meliuk-liuk mengkadali lawan dengan mengkolong lawan dan mencetak gol dengan pelan itu sangat menyakitkan bagi seorang kiper maupun bek lawan dipermalukan seperti itu, gara-gara Ronaldo saya ngefans klub asal Italia yaitu Inter Milan sampai sekarang.

Dari semua para idola diatas idola yang terbesar adalah klub asal Bandung kebanggaan Jawa Barat yaitu PERSIB BANDUNG.

About jaryat

Pelan tapi tetap berjalan....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

37 Responses to Idola

  1. test says:

    test dan test.. test lagi

  2. Ristiyanto says:

    Soal idola, saya mengidolakan Juventus, dengan dengan segala kelebihan dan kekurangannya…

    • jaryat says:

      rivalitas tanpa batas sama inter bro… satu-satunya tim diantero italia yang belum main di serie b dan meraih gelar treble winner ya cuma inter.

  3. Inez says:

    saya pernah nonton video ttg salah satu pebasket ternama, dia bisa mencapai posisi tsb latihan dari jam 3 pagi masukin bola ke ring. Luar biasa ketekunannya. Memang pantas menjadi juara. Thanks for sharing
    http://www.belajaronlineshop.com

  4. Kalena Efris says:

    Aku kurang ngerti tentang olahraga yg notabenenya digandrungi mayoritas laki-laki. Tapi aku suka banget ngeliat histerianya, hebohnya saat nobar. Walaupun ga terlalu ngerti, tapi jadi ikut bersemangat juga buat teriak-teriak 😂😂😂

  5. Tuty prihartiny says:

    Seru ya bahas idola, kak fajar suka berolah raga juga ndak?

  6. lenifey says:

    Saya suka juga sama rossi.. #gadayangnanya.. hahah.. setelah baca tulisan ini dari semua olahraga yang mas tulis disini saya baru sadar ternyata gak pernah ngikutin basket NBA. Padahal tenis saja duluuu ngikutin..

  7. purwati says:

    mas fans rossi yaa . klo aku fix pedrosaa.. tau lah yaa klo ciwi2 knp ngefans sm doi 😊😊

  8. bicara idola, agak membingungkan buat saya. Gak ada idola secara spesifik, tapi kalau ingin menjadi seperti apa yang dia kerjakan ada..

  9. Achi Hartoyo says:

    Banyak banget idolanya, btw suka sama gaya tulisannya. Detil banget.

  10. Ningsih says:

    Jarang nonton acara olah raga kecuali di anime aja, yg paling suka itu Air Gear, olah raga sepatu roda yg menegangkan & Initial D, balap mobil jalanan dgn teknik yg bikin deg2an walau cuma anime, hehe

  11. Dulu jaman SMP juga seneng nonton yg berbau olahraga. Sempet ngidolain Casey Stoner untuk MotoGP, The Blues pas jamannya ada Lampard untuk dunia sepak bola, dan sekarang lebih suka nonton drama korea 🙂

  12. Taumy says:

    Endingnya persib. Mantab

  13. Elsa says:

    Lalu aku mengidolakan siapa ya? hmm

  14. yunita says:

    ini genre tulisan yg beda yg aku baca. kalau yg lain temanya kan travel dan kuliner. aku suka sisi humanis tulisan Kang Jaryat ini. keep up the good work

  15. Tengku says:

    Salam olahraga

  16. Sally says:

    Wah, idols saya adalah host asal Amerika, James Corden. Pingin bisa nge-host kaya James Corden yang serba bisa.
    Kalau di dunia olahraga, saya suka Novak Djokovic pemain tennis lapangan. Selalu bagus mainnya, dan cara celebration nya khas

  17. wah banyak ya mas idolanya

  18. Beni says:

    Nggak punya idola, suka sekadarnya aja.

  19. Dari semua cabang olahraga, termasuk bola belum nemu sosok yang bisa jadi idola …. Ya apelah nonton tayangan olahraga aja jarang 😂😂

  20. Annisa says:

    Urang Bandung ya? Baca tulisannya ngerasa lagi balapan deh titiknya jauhh hehe.. Gak gitu suka olahraga jadi tau banyak deh informasi dari tulisannya. Thanks!

  21. airin says:

    Idola Saya pedrosa haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *