7 Februari 2018

Selama ini aku adalah laki-laki yang mencintai seribu wanita dan misterinya

Tapi itu tidak berlaku waktu itu

Ketika wajah saling berhadapan dengan mu

Secara reflek wajahku menghindar berkali-kali

Berkali-kali juga tanganmu menghadapkan wajahku ke wajahmu

Seakan diminta menikmati karya surga dari seorang hawa

Bola matamu yang coklat terlihat menembus kacamata mu yang bening

Bulu-bulu halus menyambung dari kedua alismu yang tebal alami tanpa hiasan pensil

Bibir yang merah, senyum dengan gigi yang putih bersih dan ada hiasan di gigi taring

Desah nafas mu walaupun sedikit pilek masih tetap mewangi

Wajah yang bersih leher jenjang berbulu halus, rambut sebahu kecoklatan

Detak jantung mendadak goncang beberapa scala richter

Semoga kisah ini berbanding terbalik dengan kisah cinta Dilan dan Milea yang saling mencinta tapi tidak bersatu

Semoga semesta dan takdir menyatukan kita

Karena aku ingin kamu dan mencintai kamu dengan sederhana

 

 

 

 

About jaryat

Pelan tapi tetap berjalan....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *