Must Visit Cities in Europe….

  1. Yerevan
  2. Moscow
  3. Naples
  4. Prague
  5. Talinn
  6. Riga
  7. Athena
  8. Budapest
  9. Paris
  10. London
  11. Zurich
  12. Monaco
  13. Amsterdam
  14. Berlin

Kira-kira habis berapa duit yee kalau semua destinasi ini dikunjungi,,,, yah semoga saja bisa terwujud dalam waktu dekat ini. Amin

Bulan Syawal

Bulan syawal sangat identik dengan bulan kebebasan terutama bagi umat muslim, bulan dimana kita kembali ke fitrah setelah sebulan lamanya berpuasa dibulan ramadhan.

Dibulan syawal tahun ini tidak seperti biasanya semua keluarga berlebaran dirumah, dan bisa ditebak rumah menjadi sangat ramai, penuh canda tawa dan kebahagiaan. Kebetulan saya mengambil cuti sebelum lebaran jadi bisa merasakan buka puasa bersama selama seminggu bersama keluarga besar.

Banyak sepupu dan keponakan mengajak mancing, mengingatkan akan hobi saya dulu yang hilang setelah masuk dibangku kuliahan, dulu mancing kemanapun walau hujan, panas, puasa dan medan yang sulit bagi saya dijalani dengan senang hati bersama paman dan bapak saya. Tapi entah mengapa kegemaran itu menghilang tak berbekas sampai sekarang. Saya hanya menemani mereka mancing dan keponakan kembar saya yang berumur

5 tahun mancing untuk pertama kalinya si adek mendapat ikan pertamanya dan lucunyanya si kakak tidak terima adeknya mendapat ikan, dilemparilah si adeknya tersebut pake batu dan jorang kontan kita langsung memisahkan si kembar ini, untungnya keesokan harinya si kakak mendapatkan ikan pertamanya yang lebih besar dan dia tertawa riang, untuk saat ini kakaknya memang lebih bandel dibandingkan adeknya.

Dibulan ini pula adalah waktu yang tepat untuk merencanakan perjalanan hidup untuk waktu kedepan, beberapa hal yang diinginkan telah dilakukan seperti berkebun dan mencoba belajar teknik pertanian hidroponik setelah dicoba sepertinya tidak semudah yang dibayangkan, akan tetapi jika berhasil hasilnya lumayan lah untuk nambah-nambahin uang jajan.

7 tahun bekerja sebagai orang kantoran sepertinya kejenuhan mulai menghinggap, perlu terobosan dan suasana baru, intinya ingin terbebas dari peraturan-peraturan yang menghinggap. Kesimpulannya sih ingin bebas jalan-jalan tanpa harus menghitung sisa cuti tinggal berapa hari hahahahaha…

Ada beberapa rencana lagi yang harus dilaksanakan dan tidak dapat ditunda lagi, karena yah sudah tidak punya alasan lagi untuk menundanya.

Semoga lancar dan sukses……

20.000 (KM) ENTOG MENGASPAL

Hari ini entog jarak yang telah ditempuh entog telah mencapai 20.000 Km, sebelum mencapai jarak sejauh 20.000 km, entah seberapa sering si entog keluar masuk bengkel, bahkan pada awal entog masih bertransformasi menuju penyempurnaan dengan kecepatan maksimal saja si entog disalip dengan gowesan santai pesepeda, sungguh itu adalah kejadian lucu ketika kita melakukan test drive entog, gaya si rider sudah seperti valentino rossi lengkap dengan pengaman badan, sarung tangan, helm full face, sepatu boot, serta tidak ketinggalan pelindung tulang kering. Si rider mulai menstarter entog dan dengan pengapian yang sempurna raungan mesin si entog desibelnya setara motor yang dilombakan di kelas motogp lalu mengaspalah kita dijalanan, saya membonceng waktu itu dan performa si entog tidak sesuai dengan ekspektasi dan gaya tengil si rider kecepatannya terlalu lambat yang bikin nyesek adalah disalip sepeda, ada rasa kesel dan ngakak, keselnya adalah itu entog baru keluar dari bengkel, ngakaknya adalah naik entog penuh dengan gaya tapi malah disalip oleh motor.

Memodifikasi entog adalah sebuah terobosan yang berani tentunya tidak sedikit uang saya keluar untuk mereparasi entog, dari awal entog itu sudah salah setting tidak semua orang bisa mengendarai entog walaupun kelihatanannya mudah, bahkan saya sendiripun perlu latihan selama seminggu untuk bisa menungganginya.

Hampir 5 tahun saya menunggangi entog, rasanya lebih banyak kenangan manis yang bisa diingat, ketika dijalanan, tidak sedikit orang yang terheran-heran seperti melihat mainan baru ketika sedang mengaspal di jalan, tidak sedikit pula anak-anak kecil yang berteriak histeris ketika melihat entog, dan banyak pula orang yang menyapa dan tersenyum walaupun saya tidak kenal sama sekali orang tersebut, dan yang lebih penting adalah entog adalah teman setia ketika saya kuliah bahkan sampai saya lulus S2, ke kantor, jalan-jalan ketika hati senang dan resah, bisa bernyanyi-nyanyi dijalanan dengan sekeras-kerasnya karena sekeras-kerasnya suara elu gak bakalan bisa mengalahkan suara knalpot entog, saya sangat selektif dalam membonceng cewek dengan entog terhitung cuma 9 cewek yang pernah dibonceng dengan entog bukan jual mahal tapi demi faktor keamanan saja dan yang dibonceng tentunya berat badannya harus dibawah 60 Kg, sedangkan untuk cowok sendiri baru 4 atau 5 orang yang saya bonceng. Pernah suatu ketika terjebak banjir besar di depan kantor, mesin entog mati tapi masih bisa mengapung kayak papan seluncur wkwkwkw, knalpot copot ketika sedang merayap naik di flyover roxy juga pernah, ditabrak mobil pas mau masuk terowongan tanah abang juga sudah dialamin entog, dan hal yang paling memalukan adalah nabrak ibu-ibu yang baru turun dari ojeg saya gak fokus karena godain gadis bali temen sekantor yang lagi naik angkot hahaha malu bener klo inget kejadian itu dan entog pula yang berjasa menambah teman-taman dan komunitas-komunitas baru.

Tugas utama entog adalah mengantarkan saya kuliah di dua kampus yang berbeda diwaktu bersamaan, dan hampir 90% telah terselesaikan tugas tersebut, mungkin tidak lama lagi saya akan memuseumkan entog dan mengganti dengan kendaraan yang pengamannya tidak memakai helm dan berganti dengan sabuk pengaman.

Untuk pembaca yang belum kenal dengan penulis mungkin masih belum terbayang apa yang dimaksud dengan “entog”. Silahkan imajinasikan sendiri saja ya…..

Sosial Media

Ya sosial media menurut saya adalah salah satu penemuan terpenting setelah lampu pijar, roda, internet, dan semur jengkol yang pernah diciptakan oleh manusia. Sosial Media yang akan disebut oleh penulis “sosmed”.

Harus saya akui sosmed telah mewarnai separuh kehidupan saya selama ini, sosmed awal yang saya pakai adalah friendster jaman dulu ngehits banget dengan comment-commentnya yang penuh dengan glitter berwarna warni setelah itu friendster pun mati dengan sendirinya diganti menjadi situs-situ game, padahal banyak foto-foto dan berjuta kenangan ada bersama tenggelamnya friendster.

Friendster tiada diganti dengan kemunculan facebook dan twitter yang saat ini masih saya pakai yah sekedar untuk lucu-lucuan, berteman, dan mendapatkan informasi yang berguna khususnya pada twitter dan facebook juga berfungsi tidak hanya untuk networking dan menunjukkan eksistensi di dunia maya tetapi juga untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, bisa untuk mengupload file. Bahkan ada beberapa temen saya yang media komunikasinya hanya facebook, mereka kalau disms, ditlp, itu responnya lama, beda jika saya ngewall atau chat di fb messenger, fast respons sisss….

Kemudian muncul instagram, path, snapchat dsb. 3 tahun terakhir cukup aktif juga bermain instagram dan path, tapi dalam sebulan terakhir muncul titik jenuh dalam bermain sosmed terutama path fungsinya cenderung untuk pamer, ini sebenernya aplikasi private tapi bisa di share ke fb, dan twitter, cukup paradoks dengan tujuan awalnya dibikin path.

Dan baru saya sadari juga bahwa dengan banyak bermain sosmed membuat kepala cepat menjadi penuh, dan ide-ide cemerlang memuai begitu saja ketika banyak bermain sosmed. Saya sudah sangat mengurangi bermain-main dengan sosmed paling juga hanya untuk upload foto-foto bersama teman-teman untuk sebagai kenang-kenangan dan media penyimpanan online jika sewaktu-waktu foto itu diperlukan atau dijadikan meme untuk sekedar lucu-lucuan.

Cerita awal juni

Bangun pagi dan sepertinya kepala agak berat untuk beranjak dari pembaringan tercinta, bangun duduk rebahan, bangun duduk rebahan, bangun duduk rebahan terus saja berulang-ulang kayak lingkaran setan yang tidak pernah putus, tiba-tiba terbersit untuk keramas di sepertinya bakalan segar nih kepala apalagi keramasnya dengan wangi aroma menthol pasti rasanya nyessss….. dan seketika itu lingkaran setan langsung terputus.

Benar saja setelah mandi dan keramas kepala terasa enteng dan plong dan langsung terasa mudah untuk mengarungi hidup di dunia fana ini. Entog segera maraung-raung tidak sabar untuk mengaspal mengantarkan saya mengarungi rutinitas ke kantor, setelah parkir langsung menuju tempat setor jempol dulu alias absensi, kemudian menuju kantor dan bertemu dengan presiden prakom yaitu “king dodot” dan dia langsung mengabarkan berita baik bahwa jaryat.com sudah bisa meramaikan dunia maya kembali.

Tidak beberapa lama kemudian datanglah 2 bujangan tulen untuk bergabung sarapan the bavarian dan mas sam, yah makin kompleks lah obrolan kita membahas dinamika peliknya kehidupan. Ketika sedang seru-serunya mengobrol ada anak gadis berkerudung dan memiliki kecerdasan dalam dunia IT yang diatas rata-rata anak gadis sebayanya… dia menyapa “mas bavarian yaaa? ” dengan tersipu malu dan agak cengengesan mas bavarian menjawab “iya” dan setelah itu bisa ditebak arah pembicaraan mereka berdua yaitu ngobrolin “Machine Learning”, berat bener bisa ngebul otak klo ngikutin mereka, mending ngobrol sama mas sam aja membahas jalan-jalan ke jepang pas musim bunga sakura tumbuh bersemi, lebih rileks dan gak perlu mikir.

Ini cerita diawal juni ku,,,, mana ceritamu ????

 

Gerhana Matahari

Tahun 2016 adalah tahun kabisat, ditahun ini ada beberapa peristiwa-peristiwa langka terjadi salah satunya adalah gerhana matahari yang terakhir kali muncul di tahun 1983, ditahun itu kebetulan orde baru lagi jaya-jayanya berkuasa di republik ini, dan akses media massa di kontrol secara mutlak oleh pemerintah pada saat itu. Informasi mengenai gerhana matahari dikabarkan sedikit agak menyeramkan yaitu jika melihat gerhana matahari dengan mata telanjang akan menimbulkan kebutaan permanen, hal itu tentu saja sedikit banyak membuat masyarakat merasa ketakutan dan mereka disaat gerhana langsung mengurung diri dirumah masing-masing, dan mereka menganggap terkena cahaya matahari pun bisa menimbulkan kebutaan, bahkan saking takutnya mereka sampai menutup lubang-lubang kecil supaya tidak bisa ditembus cahaya dari luar.

Berbeda halnya dengan gerhana matahari ditahun 2016 ini, hampir semua lapisan masyarakan mendapatkan informasi yang relatif benar mengenai gerhana matahari, bahkan paket-paket wisata ketempat yang terkena gerhana matahari total telah habis terjual indonesia adalah salah satu negara yang terkena matahari total, tidak heran turis baik dari mancanegara maupun lokal, baik itu yang bertujuan untuk melakukan penelitian ataupun Cuma sekedar rekreasi sangat antusias menyambut salah satu dari fenomena alam yang jarang terjadi ini.

Penulis juga sangat antusias untuk menyaksikan fenomena alam ini, kemacetan pun diterobos dengan susah payah, belum lagi saling berdesak-desakan dengan ribuan pengunjung planetarium taman ismail marzuki dicikini, dan saya sempat sedikit mengalami kesulitan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang telah datang lebih dahulu dari jam 4 pagi, mereka datang sepagi itu untuk mendapatkan kacamata khusus yang dibagikan oleh pihak planetarium walaupun pada akhirnya mereka tidak mendapatkan kacamata tersebut, dan pada akhirnya dapat pinjeman dari ibu-ibu yang telah mendapatkan kacamata tersebut selain mendapatkan pinjeman kacamata kita juga mendapatkan pinjeman semacam kaca film yang berguna buat rontgen, soalnya gerhana ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang dan baru bisa dilihat setelah menggunakan alat bantu.

Walaupun Cuma bisa melihat gerhana matahari sebesar 88% dan hal itu patut di syukuri, sayangnya saya tidak melakukan solat gerhana, padahal sehari sebelumnya saya dan temen sudah browsing-browsing untuk mencari informasi mengenai waktu dan tempat untuk melakukan solat gerhana, dan rencana ternyata tetap menjadi rencana.

Ada kejadian menarik ditengah terjadinya gerhana matahari, ada 2 orang anak yang berjuang untuk masuk planetarium TIM dengan menerobos pagar yang ada dibelakang TIM, anak yang masih sd bisa menerobos melalui lubang yang ada di pagar sedangkan anak yang satunya berhubung badannya yang bongsor sehingga tidak bisa menerobos lubang pagar dan dia harus memanjat pagar tersebut.

IMG-20160309-WA0003

Setelah berhasil melewati pagar, mereka ternyata belum bisa melihat gerhana matahari karena mereka tidak memiliki kacamata, dan kami meminjamkan kacamata yang sebenarnya bukan kacamata kami dan dapat meminjam dari ibu-ibu, tapi demi berbagi momen yang tidak terjadi setiap hari ini kita saling berbagi kacamata dan 2 anak itu sangat gembira begitu juga dengan kami.

Posting Perdana

Seiring hujan yang mengguyur ibukota dari semalem dan cuaca dipagi ini juga masih mendung-mendung manja diiringi tetesan gerimis yang bisa membasahi pakaian kalau jalan keluar tidak memakai payung, untuk pertama kalinya jaryat.com muncul ke dunia persilatan dunia maya yang antah berantah yang tidak ada berkuasa di dunia tersebut. semoga jaryat.com bisa terus berkiprah kepada hal-hal yang positif dan bisa berguna juga memberikan sumbangsih pada peradaban dunia ini. Tidak ketinggalan pula untuk mengucapkan terima kasih untuk mas dodot sang pemilik kata-kata “rumangsaku”.